Someday I Will Be Good

I don’t know how much longer that I have to put up with you.

I’ve been hiding everythings in my heart.

Everytime we meet each other, everytime we face each other.

Though I am indifferent… Do you know how much have I have to force myself?

Can’t you hear my heart calling for you, loving you.

But I can’t release my heart out for anyone to know.

Can’t you hear my heart waiting there for you.

Waiting for you to feel it. I wad hoping that you will realize someday.

Though I love you, though I feel (your love).

But deep down inside, I can’t dare to tell you.

….

And I was hoping that you will realize that this woman(me) still love you.

Anyway, someday, you will know.

-Little Thing Called Love OST.

Advertisements
By Fah

Bunga Matahari & Pohon

“..janganlah kau menjadi bunga matahari yang selalu mengikuti kemana arah sinar matahari itu pergi, tetapi jadilah sebuah pohon yang dapat berdiri tegak dan kokoh walau tak mengikuti kemana sinar matahari pergi. Pohon tersebut tetap membutuhkan matahari untuk tumbuh dan berdiri hingga menjulang, tetapi tidak seperti bunga matahari.”

“…ibaratkan bunga matahari itu kita. Kita ingin menggapai mimpi atau cita-cita. Dan jadikanlah matahari sebagai orang yang sudah sukses atau menjadi inspirasi(panutan) untuk kita. Jika kita menjadi bunga matahari maka selama menggapai cita-cita kita akan selalu mengikuti kemana orang yang menjadi panutan kita pergi, bahkan cara atau sikapnya. Tetapi ingatlah kita dan dia berbeda, walaupun tujuan kamu dan dia sama. Orang tersebut boleh menjadi panutan tetapi tidak semua sikap, sifat atau cara dalam menggapai mimipinya diikuti. Ambilah hal-hal positifnya saja. Kita adalah kita. Situasi dan kondisi yang dihadapi untuk menggapai cita pun jelas berbeda. Maka jalan atau cara yang ditempuh untuk menggapai mimpimu pun berbeda. Jika kamu tetap  menjadi bunga matahari maka hidupmu seperti anjing peliharaan yang selalu mengikuti kemana tuannya pergi. Lebih baik, jadilah sebuah pohon. Ibaratkan pohon itu adalah kita. Pohon yang tumbuh menjulang tinggi keatas tidak hanya membutuhkan sinar matahari, pohon tersebut juga membutuhkan air, Co2 dan pupuk. Dalam menggapai cita-cita kita tidak hanya membuthkan seseorang yang menjadi inspirasi atau panutan dalam menggapai cita kita nanti. mimpi tersebut dapat terwujud juga dengan usaha, kerja keras, keuletan, kesabaran dan sekaligus do’a. Setiap pohon berbeda pula cara perawatannya hingga tumbuh kokoh keatas. Begitu pula dengan cita-cita kita, setiap cita-cita memiliki jalan atau cara yang berbeda untuk mencapainya. Sinar matahari memang sangat membantu dalam membuat pohon tumbuh tinggi keatas. Begitu pun dengan cita-cita ,Sinar matahari menjadi panutan atau inspirasi tetapi untuk mencapai cita-cita memrlukan jalan, cara, dan pengambilan keputusan yang berbeda-beda.”

“…janganlah goyah terhadap pendirian akan cita-cita kita yang sudah dibangun dari dulu hanya karena omongan, ejekan atau hinaan orang belaka. Anggaplah hal tersebut seperti angin kenacng yang berhumbus menerjang sebuah pohon yang tinggi ibarat kata sebuah pepatah. Pohon tersebut hanya menyiur melambai ketika diterjang angin tetapi tidak sampai jatuh atau patah ke bawah. Pohon tersebut tetap berdiri. Hiraukan kata-kata yang menjatuhkan atau membuat rasa keberanian kita menurun. Kau yang bercita-cita, kau yang punya mimpi, dank au sendirilah yang mampu mewujudkan apa yang kau cita-cita kan atau tidak. Hal-hal buruk tadi pun sudah biasa adanya. Selagi ada kesempatan dan jalan pintu menuju kesuksesan masih terbuka. Yang penting tanamkan didiri kita percaya, yakin dan optimis bahwa kita dapat mewujudkannya. Tidak ada usaha yang sia-sia. Kerjakan! Sabar! Ulet! Sungguh-sungguh! Berdo’a!. Semuanya membutuhkan proses, apa yang kita cita-citakan tidak bisa datang dan terwujud begitu saja. Itu membutuhkan waktu, waktu yang tidak sebentar. Mulailah dari yang kecil atau bahkan dari nol. Peluh keringat, air mata, tenaga dan pikiran yang terkuras diiringi harapan dan do’a, semoga semua terbayar. Semoga disuatu hari nanti,……kita dapat tersenyum, menangis bahagia, dan penuh rasa bangga bahwa apa yang kita lakukan tidaklah sia-sia. Apa yang kita lakukan membuahkan hasil. Apa yang kita lakukan berbuah manis dan kita dapat memtik dan merasakan hasilnya. Semoga disuatu hari nanti aku ataupun kau dapat merakan dan batinku dapat berkata, INI YANG AKU CITA-CITAKAN, INI YANG AKU HARAPKAN, AKU DAPAT BERDIRI HINGGA KINI MENJADI ORANG YANG DAPAT DIBANGGAKAN, BAGIKU MAUPUN KELUARGAKU. APA YANG KULAKUKAN DAN KURASAKAN TERBAYAR SUDAH DAN KINI AKU MENJADI ORANG YANG BERHASIL ATAU SUKSES!!”

By Fah

Grade 9 Part 15

Sesudah menunaikan sholat Dzuhur, Pembukaan perpisahan pun segera dimulai dengan sambutan dari para guru dan lain-lain. Setelah itu ada pembagian kamar wisma untuk para murid. Setelah pembagian, para murid pun bergegas ke wismanya masing-masing. Waktu itu wisma gue ada di bagian atas, jadi harus naik-naik tangga dulu buat sampai disana. Di wisma yang gue tempatin itu isinya anak cewe Revonif sama sebagian cewe Sempak(Sembilan Empat Kingdom) + guru & staff. Pas baru dateng pada sibuk sama kamar masimg-masing. Disiang harinya anak-anak di kasih waktu istirahat ditempat yang sudah disediakan. Akhirnya anak-anak pada keliling di sekitar. Mereka pun membaur, jalan sana jalan sini. :D. penasaran. Cuaca saat itu mendukung banget, di siang hari tapi cuaca masih sejuk dan waktu itu awan agak mendung. Tapi nggak hujan dong. Gue dan beberapa anak yang lain pun keliling nyari tempat bagus. Dan banyak anak-anak juga yang foto-foto disana. Namanya juga perpisahan gitu lho, saying kalo nggak diabadikan (apa banget kata’’nya). Ya pokoknya waktu buat keliling sama temen-temen itu seru juga. Waktu udah menunjukan sekitar pukul jam 3an, semua anak kalao nggak salah udah disuruh balik ke wisma. Gue dan temen-temen pun akhirnya balik ke wisma. Katanya harus persiapan buat malem nanti. Di wisma yang gue tempatin tuh langsung mendadak rame karena Revonif latihan dance buat performance nanti malem. Beberapa anak ada yang sholat Ashar, ada yang mandi ada juga yang latihan. Kalau gue sih cuma ngeliatin mereka selama latihan dan ngobrol sama temen gue yang lain. Lumayan lama latihannya, pokoknya habis maghrib mereka harus kumpul di aula. Pas ditengah- tengah latihan ada kejadiaan yang ngga mengenakan. Tiba-tiba beberapa anak Revonif ada yang marah dan kesel karena latihan mereka kali ini kurang serius dan juga ada penyebab lainnya karena ada anak Sempak yang mondar-mandir masuk wisma yang buat mereka agak terganggu sama latihan.-____-. Latihan pun berlanjut sampai sekitar jam 5an. Setelah itu mereka pada mempersiapkan diri habis Maghrib untuk langsung ke aula bawah.

Kira-kira begitu ceritanya, masih ada lanjutannya di Part 16. Lagi proses proses pembuatan -,- Jehh.. mau inget-inget dulu, soalnya agak lupa.~~~

 

By Fah

DC Kebanjiran Part 2

.. Akhirnya gue, Novi, Tyas pulang jalan kaki. Hadeh… lama nggak nyanpe-nyampe. Pas udah di Bendungan Jago pisah deh sama Tyas. Tinggal gue sama Novi. Di Bendungan Jago kita berdua mau nunggu kendaraaan umu yg lewat, siapa tau aja ada. Di situ gue nunggu 1 jam-an. Nyerah deh nunggunya lama banget. Akhirnya kita berdua ngelanjutin perjalanan pulang dengan jalan kaki lagi. Jalan terus menerjang banjir mulai dari yang sepergelangan kaki sampe yang sebitis. Pasrah deh gue pulang begitu, dijalan juga kecipratan air mulu sama motor baju yang udah kering basah lagi. Disebrang jalan gue liat udah ada garis polisi mobil satpol pp ada apaan deh.(?). Pas udah di jembatan Marto kok disitu udah pada rame sama warga sekitar situ. Dan banayk motor juga parkir disitu ada apa lagi deh (?) pas turunan jembatan jalan udah ditutup sama bangku kayu gitu. Ternyata banjir, kita berdua diem sebentar dan mikir “nggak ada pilihan lain, mau gamau nerobos banjir dari pada nggak pulang kerumah”. Pas baru turun sebentar baru sebetis eh pas jalan sekitar jarak 2 meteran tiba2 udah sepaha. Lah bawahan basah semua. Mau diapain lagi -_-. Novi sama gue jalan kaki menerjang banjir setinggi itu. Sebagai penyemangat kita berdua pun menyanyikan lagu Kiyowo..Kiyowo… . Nah pas setengah perjalanan si Novi ngeliat ikan mas yang panjangnya kira-kira 40 cm. Itu ikan lewat didepan kita berdua. Si Novia teriak “ikan..ikan!!! sambil lari ditengah banjir-_- dan ada mas-mas yg ngejar itu ikan. Tapi gokilnya dia nggak dapetin itu ikan . Gue kaget ternyata hapenya Novi nyemplung ke banjir XD. Sempet bengong sebentar terus panik terus ketawa:D lagian ada2 aja. Hape taro kantong, lari pas banjir, nyemplung deh wkwk. Tapi untungnya nggak kenapa2. Kita berdua pun melanjutkan perjalanan. Masih jauh… sambil nyanyi Kiyowo sambil cerita2 juga. Udah cukup ceritanya sampe situ aja. Capek ngetik nih, udah males juga soalnya. Cukup sekian dan Terima Kasih.

By Fah

DC Kebanjiran part 1

Hai… mau cerita nih. cerita kali ini aneh tapi gak apa-apa deh, dari pada wordpress nya nggak ke isi :D. Waktu itu di hari kamis( tanggalnya lupa), dari pagi itu hujan  deres banget. Dari pas gue berangkat sekolah udah hujan deres, adem lah Jakarta pokoknya. Dari situ gue berharap itu hujan nggak berhenti sampe jam 8. Udah bel masuk, tapi dihari itu tumben nggak ada guru yang masuk buat ngajar ke kelas. Ada seneng dan nggak nya. Tapi lebih banyak senengnya sih haha. Jam 7… Jam setengah 8.. Jam 8.. Jam setengah 9.. Jam 9.. lah harapan gue kelebihan hujan belum berhenti di jam segitu. Mendadak berita di twitter heboh kalau katanya Ibukota Kebanjiran -_-. Yaelah. Gue cek ke luar kelas dari lantai 3, kakak kelas udah pada keluar kelas buat bersihin air yang masuk ke kelas mereka. banjir di sekolah gue nggak tinggi, cuman sepergelangan kaki. Di jam 9, akhirnya sekolah memulangkan murid-muridnya. Akhirnya pulang, dan seperti biasa DC mutusin nggak langsung pulang dulu karena hujan masih deres. DC mampir kerumah Ama dulu. Payung berdua buat berlima. DC dan gue keluar sekolah dan gue kaget di depan sekolah ternyata banjir udah sebetis gue ( perasaan dilapangan ga segitu). tapi untungnya sepanjang jalan menuju rumah Ama nggak banjir. Di tengah huajn, DC pada rebutan payung, keujanan, becek-becekan dan parahnya DC pada teriak di jalan cuma gara-gara kecoa. Terus dpas becek-becekan si Anggi jailnya pun muncul, kita jadi nge ringding dong dipinggir jalan. Kayak anak kecil tau nggak-_-. Alhasil, bseragam gue basah kuyup grgr Anggi dan yg lain juga gitu. Bikin esmosi tuh orang. Akhirnya udah nyampe rumah Ama. Dirumah Ama jemur seragam yg basah grgr ringdingdong tadi u,u dirumah Ama juga ngeringin badan. Diruamh Ama juga sambil nonton Death Note gelap-gelapan. Sekitar jam 2 gue dan yang lain pulang dari rumah Ama. Karena nggak ada satupun kendaraan umum yg beroperasi saat kondisi banjir. Gue sama temen gue Novi pun memutuskan untuk pulang jalan kaki. Jauh sebenernya-_-. Tapi dari pada nggak pulang….

 

 

By Fah

Grade 9 Part 10

         Wwaaw, sekarang udah Grade 9 Part 10 nih. Di part 10 ini mau diceritakan semua hal tentang ujian. Secara singkat aja ya?. Pertama, ujian yang harus dilaksanakan adalah ujian Praktek selama seminggu. Setelah ujian praktek, ada Try Out terakhir atau Try Out yang ke 5. Habis Try Out anak kelas Sembilan harus menghadapi yang namanya US buat nilai di ijazah. Ngerjainnya harus hati-hati nih, gak bisa sal ngerjain kaya di Try Out :D. habisnya nilai US ini, nilai yang murni ditulis di ijazah. Menakutkan. Pas US udah benar-benar selesai inilah yang paling ditakutin, dan menentukan kita LULUS atau NGGAK. UN!!!!!. Hwaa UN?? Tau gak sih, 2 hari yang lalu itu US terus habis itu langsung UN. Yaampun belum belajar. Sebulan penuh nih diisi sama ujian. Parah!. Inilah hari yang yang sangat menetukan. Padahal cuman 4 hari, tapi btuh 3 tahun untuk bisa menghadapi Ujian Nasional ini. Mengerikan. Hari pertama ujian pun dimulai, sebelum ujian dimulai, pasti anak-anak menyempatkan waktu untuk mengulang kembali pelajaran, serunya kita bisa belajar bareng-bareng, bisa saling tanya pelajaran yang kurang dimengerti sama temen-temen. Belajr bareng-bareng atau berjamaah ini nggak sepenuhnya buat belajar, disela-sela belajar kita juga saling ngobrol dan bercanda.

          Biar nggak stress pas ujian :D. bel tanda masuk pun berbunyi, pengawas dari sekolah lain pun mulai memasuki kelasnya masing-masing. Sebelum masuk ke kelas, para siswa diharuskan berbaris didepan kelas lalu masuk. Para siswa dan pengawas pun masuk, dimulai dengan member salam dan berdoa. Lalu kertas pun mulai dibagikan. Ngeliat soal yang masih ditutup disebelah kita itu, rasanya….. campur aduk. Baca soal harus teliti, diulang-ulang dan jawabnya pun harus hati-hati banget. Waktu 2 jam tuh, ada yang ngerasa cukup dan ada yang ngerasa nggak cukup. Kalau udah ngerjain soal UN tuh rasanya lega banget. Huffttt….. dihari ke 2, hari 3 dan hari terakhir ujian pun sama dengan hari pertama. Dan akhirnyaaa….. UN pun berakhir! Horeee! Tinggal nunggu hasilnya aja nih. Seneng, lega dan berhenti sejenak dari yang namanya belajar tuh rasanya waww banget.

By Fah

Grade 9 Part 9

       Udah hampir rampung nih, karena temanya Misteri dikelas dipasang backsound agak horor gitu. Anak-anak udah pada siap, dan segalanya udah rapi. Tinggal ngundang guru-guru nih. Guru-gru udah mulai pada berdatangan, guru-guru atau tamu undangan diwajibkan mengisi buku tamu. Setiap tamu diberi souvenir berupa gantungan boneka penangkal hujan atau jinx. Wahh, ruangan udah penuh sama guru-guru dan anak-anak kelas Sembilan Lima. Sebelum acara dimulai kita foto-foto dulu, hahaha. Foto-foto itu penting banget buat kenangan-kenangan kita selama ujian praktek. Ada yang narsis dan ada yang candit. acara udah mau dimulai nih. Acara dimulai dengan Sambutan dari guru Tata Boga yaitu Bu Ebef Mardiana. Terus apalagi ya acaranya? Oh iya, Anita nanti mau ngisi acara, yaitu nyanyi. Nyanyinya sambil diiringi gitar (acoustic) oleh Maya. Semuanya ikut nyanyi lho. Selain itu Sembilan Lima juga punya Drama. Penasaran nih dramanya kaya apa. Dramanya apa ya, maaf lupa. Jadi nggak bisa dijelasin deh :D. ada satu acara nih yang penting banget dalam sebuah Party, apalagi kalau bukan potong kue. Make a wish, tiup lilin dan potong kue deh. Potong kue udah selesai saat yang paling ditunggu-tunggu atau bisa dibilang puncak acaranya. Waktunya pukul piñata!!! Akhirnya, gak bisa semua orang bisa pukul piñata. Kan pinatanya cuman satu, kalau anak sekelas ngumpul kan gak mungkin banget. Kalau  nggak salah waktu itu dipilihnya random.

        Piñata dipukul sama alat seadanya, parahnya itu piñata gak hancur-hancur padahal udah dipukul pake tenaga dalam *soktahu*. Karena anak-anak gak sabar dan jadi kesel karena itu piñata gak hancur-hancur, mending robek aja pinatanya. Haha, isinya tumpah berasa habis hujan permen. Pas itu piñata hancur, anak-anak pada berebutan ngambilin permen yang berserakan. Haha, gokil tuh kaya apaan aja :D. piñata udah hancur, masing-masing udah dapet permen. It’s time eat, makan-makan. Semua makanan dan minuman udah disusun, anak-anak harus antri nih. Kalau soal makan-makan gak usah diceritaain kali ya. Makan-makan udah selesai, yang terakhir adalah sambutan penutup dan baca doa dong. Setelah acara udah bener-bener selesai dan para tamu undangan atau guru-guru sudah keluar dari ruangan, tinggal waktunya beres-beres nih. Ngeliatnya aja udah parah nih ruangan, banyak banget sampahnya . dalam membersihkan kelas anak-anak dikasih tenggat waktu. Langsung deh buru-buru, semua disapuin, bersihin tali-tali, kabel dan lampu, pindahin kursi dan meja, beresin piring kotor dll. Setelah beres-beres segala macem, Bu Ebef pun harus memastikan kalau ruangan buat ujian tadi harus bener-bener bersih supaya dapet nilai. Setelh di cek, dan hasilnya bersih. Anak-anak diperbolehkan untuk pulang. Akhirnya Ujian Tata Boga ini selesai juga. Diujian Tata Boga ini nggak akan terlupakan, karena udah capek-capekan buat persiapannya, hasilnya pun sesuai harapan. Revonif Bisa!

By Fah

Grade 9 Part 8

        Sekarang bagian Grade 9 Part 8. Disini masih diceritakan tentang persiapan Ujian Praktek Tata Boga. Kalau di Grade 9 Part 7 pada sibuk dengan masalah dekorasi, di Part 8 ini diceritakan kalau anak-anak perempuanlah yang sekarang pada sibuk. Mau tau sibuknya itu ngapain? Sekarang sibuk sama masalah kostum. Semua anak harus pakai kostum yang sama. Kalau para anak cowo, kostumnya serba hitam. Mulai dari baju sampai jubah. Kalau para anak cewe pake kostum ala gypsy gitu :D. paling ribet tuh nyari kostum buat anak perempuan. Btuh perjuangan, kegerahan, capek, pokoknya harus siap secara fisik maupun mental *lebay*. Selain nyari kostum, sekarang giliran Seksi Belanja buat belanja keperluan konsumsi. Belanjannya nggak cuman satu tempat, di temap ini nggak ada harus cari ketempat lain, dst. Untung gak semua daftar belanjaan yang harus dibeli sama Seksi Belanja. Ada Seksi Konsumsi juga yang belanja beberapa kebutuhan. Hari-hari pun berlalu besok ternyata udah mulai ujian Praktek. Dan dihari pertama kelas Sembilan Lima memulainya dengan ujian Tata Boga.

         Dihari “H” anak-anak kelas Sembilan Lima harus pada dateng pagi nih.Seksi Dekorasi yang harus dateng paling pagi, karena mereka harus mendekor satu ruangan kelas. Nggak cuman Seksi Dekorasi yang mendekor, beberapa anak yang dateng pagi pun turut membantu. Akhirnya anak-anak udah pada dateng. Semua harus dikerjakan dengan cepat nih. Buru-buru deh pokoknya. Seksi konsumsi mulai sibuk dengan masak memasak. Empat orang harus masak puluhan porsi makanan sama minuman. Capek banget tuh pasti. Nggak cuman seksi konsumsi yang masak, beberapa anak juga ada yang membantu. Diluar Seksi Konsumsi pada sibuk masak, kita cek keadaan didalam kelas. Dikelas juga ada yang sibuk latihan drama dan menyanyi buat performance yang bertemakan Party ini. Ada juga yang sibuk bersih-bersih. Ada juga yang sibuk ganti kostum. pokoknya semua pada sibuk. Udah sekitar 2 jam-an nih. Guru Tata Boga alias Bu Ebef udah nunggu lama. Bu Ebef yang menungu diluar sekaligus menilai kerja Seksi Konsumsi yang lagi memasak. Di dalam kelas masih ada beberapa yang belum dipasang. Balon masih pada ditiupin, pasang lampu dan piñata.

By Fah

Grade 9 Part 7

       Sekarang di Grade 9 Part 7 ini akan diceritakan pas kelas Sembilan Lima mengikuti ujian praktek Tata Boga. Temanya yaitu Misteri. Tema yang beda banget dari kelas lain. Di ujian praktek Tata Boga ini  banyak banget yang harus dipersiapkan. Persiapannya aja udah dari sebulan yang lalu. Padahal sebenernya Ujian Praktek Tata Boga nggak sepenting kaya Ujian praktek IPA. Walaupun nggak penting semua anak Revonif sampe pada frustasi mikirin Ujian Tata Boga ini. Frustasi dari mulai pemilihan Tema, pengumpulan dana, pengerjaan dekorasi, belanja, dll. Disela-sela persiapan Tata Boga ini banyak cerita suka maupun dukannya lho. Menjelang Ujian Praktek Tata Boga banyak banget yang dikerjakan. Contohnya Seksi Dekorasi, Seksi Dekor menyiapkan segala kebutuhan Dekor.

          Kalau di kelas Sembilan Lima ada jam kosong, pasti digunakan anak-anak untuk menyiapkan segala keperluan diujian Tata Boga. Disela-sela jam kosong Seksi Dekor sibuk membuar Pinata, Pinata itu sebagai tanda puncaknya Party ( Ujian Tata Boga ). Nggak cuman Seksi Dekor doing yang sibuk buat Pinata dan semua hal tentang dekor, siswa yang lain pun juga turut membantu. Rame-rame sebenernya ribet ngeliatnya, tapi kalau nggak dikerjain rame-rame kerjaan itu nggak bakal selesai. Gunting menggunting, Tempel menempel dll pokonya itu kelas jadi kotor banget sama potongan-potongan kertas buat isi piñata. Langsung deh beres-beres dan nunggu mata pelajaran yang akan dimulai selanjutnya.

By Fah

Grade 9 Part 6

          Cerita kelas Sembilan Lima di pensi segitu aja deh. Sekrang berlanjut cerita. Berbulan-bulan sudah dilewati. Banyak cerita kisah dan kenangan seru maupun sedih. Dan nggak kerasa sekarang sudah waktunya ujian. Try Out dan PM sudah dilewati. Setiap hari, setiap waktu. Mata pelajaran yang diajarkan sama. Yaitu, mata pelajaran UN yang menentukan lulus atau tidaknya murid dari suatu sekolah. Ujian pertama yang harus dilewati yaitu Ujian Praktek. Enaknya diujian praktek ini, kita nggak perlu belajar mati-matian. Dan ternyata ujian praktek itu nggak seseram dan sesusah yang dibayangakan. Contohnya pelajaran Seni Budaya sama Agama Islam. Kita diharuskan menghapal. Hari pertama ujian praktek kelas Sembilan Lima yaitu Tata Boga.

          Walaupun Tata Boga bukan pelajran yang pokok kaya IPA atau Matematika, Tata Boga adalah ujian praktek yang paling ditunggu-tunggu. Bukan dari kelas Sembilan lima aja, tapi kelas yang lain juga. Pelajaran Tata Boga berasa berbeda dan special dari mata pelajran ujian praktek yang lainnya. Karena di Tata Boga kita bukan hanya diuji memasak, tapi banyak. Di Tata Boga, kita juga diuji kreativitas, keinovatifan juga keunikan tiap masing-masing kelas. Di ujian Tata Boga, semua kelas Sembilan mempunyai acara yang sama yaitu tentang “ Ulang Tahun SMPN 5 Jakarta”. Tapi ini bukan perayaan beneran. Ini cuman ujian praktek :D. setiap kelas harus mempunyai tema yang berbeda. Kalau di Sembilan Lima, temanya yaitu “Misteri”.

By Fah