Grade 9 Part 5

         Inilah hari yang ditunggu-tunggu sama semua anak kelas sembilan. Anak-anak OSIS sudah menyiapkan acara ini dari berbulan-bulan yang lalu. Di pensi ini nggak cuman anak kelas Sembilan aja. Dari kelas tujuh dan delapan juga ada. Waktu dimulainya pensi sekitar pukul 8 atau 8.30. tapi, beberapa anak sudah ada yang datang dari pukul 6.00. di pensi ini nggak cuman anak SMPN 5 aja, disini juga ada anak-anak dari sekolah lain. Wah, banyak orang yang berantusias. Oh iya, dipensi ini banyak acaranya. Diantaranya, penampilan tiap kelas mulai dari kelass 7 s/d 8, performance band, bagi-bagi door prize, dan di pensi itu berasa kaya bazaar makanan dan pameran. Semua lorong penuh. Kalau dibayangin kira-kira 800 orangan kali ya. Kalau dilihat angkanya sih sedikit. Tapi, kalau 800 orang dengan kapasitas SMPN 5 yang kecil kan berasa sempit banget. Kembali lagi ke 95, kalau di 95 pagi-pagi sudah disibukkan sama stand atau dagangannya. Meja sudah disusun, berikut bahan-bahan buat jualannya.Di sisi lain 95 juga menyiapkan diri untuk perform nanti. Tapi justru 95 lima ribet sama standnya. Dan parahnya gue di suruh buat jaga stand. Ohhh tidaaakk. Pas denger hal itu cuman bisa diam, nggak tau harus ngapain. Untungnya ada bukan cuman gue doing, beberapa teman juga ikut jaga stand.
          Sembari nunggu stand dibuka, kita bisa keliling dan ngeliat setiap kelas mendirikan stand, semuanya sibuk mempersiapkan stand mereka, disisi lain pameran karya anak-anak SMPN 5 juga dipersiapkan. Keliling sekolah kayanya sudah cukup. Kita kembali lagi kestand 95. Baru aja duduk sebentar, Ehh adek kelas ada yang beli. Kaget, bingung, dan bilang “Hahh, mau beli!!!”. Panik banget, gimana nggak panik. Standnya aja belum dibuka tapi ada yang beli. Dan di stand itu ternyata banyak pembelinya. Kembali keanak-anak yang mau pentas, sebelum mereka tampil, pasti harus di make up dulu dan ganti kostum dong? Ternyata, ada beberapa anak yang nggak mau di make up. Harus maksa-maksa supaya mau :D. akhirnya berhasil juga.
Saatnya yang di tunggu tiba juga. Akhirnya kelas Sembilan lima tampil juga. Penasaran jadinya kaya apa. waiting…….

Akhirnya 95 udah tampil dong… Okelah penampilannya. Congrats! udah latihan lama, hasilnya nggak mengecewakan. Proud for Revonif!

Advertisements
By Fah

Grade 9 Part 4

            Sekarang dukanya, hari-hari pas latihan pensi susah banget ngajak anak-anak cowok buat latihan. Mereka tuh cuek dan kesannya bodo amat. Terus kalau anak-anak cewek tugasnya pada maksa anak-anak cowok buat latihan. Diomongin baik-baik aja tuh nggak bisa, harus pake nada tingi dan narik urat dalam-dalam (tanda nahan sabar). Pasti anak-anak cewek yang terlibat pensi pada kesal. Karena mereka sudah latihan dan merencanakan acara buat tampilan pensi itu berbulan-bulan. kalau dikelas kelas lain,kayanya gak serutin kelas 95 yang sering banget latihan buat pensi. Mungkin itu kali ya yang buat anak-anak cowok buat latihan?. Pernah pada suatu waktu,ketua kelas sama sekretaris sampe nangis karena kesal sama ulah dan tingkah anak cowok yang nggak mau latihan. Mereka berdua debat, sampe putus asa dan sempat nyerah dan mending 95 nggak nampilin apa-apa buat pensi. What? Padahal udah latihan lama, masa dihentiin gitu aja.

           Dari mereka berdua nangis-nangis akhirnya anak-anak cewek iba dan bersimpati dan coba menenangkan mereka berdua (kalau anak cowoknya sih bodo amat). Yang lain juga nggak setuju kalau Sembilan lima nggak tampil di acara pensi L padahal pensi udah semakin dekat. Akhirnya anak-anak cowok yang terlibat pensi pada mau latihan lagi (harus nangis-nangis dulu kali ya?). dan pernah sempat kepikir, 95 nanti dipensi apa kaya gini ya?. Tinggal beberapa hari pensi, semua udah di persiapkan. Mulai dari kostum sama property buat nari. Tinggal nunggu aja pas “Pensi” jadinya gimana.

By Fah

Grade 9 Part 3

            Didalam latihan pensi itu ada suka dukanya. Sukanya, pasti latihan pensi adalah cara paling ampuh untuk nggak belajar :D. selain itu buat anak-anak yang nggak ikut latihan, mereka pada asik main HP, atau main games di laptop, nonton video, curhat-curhatan ada yang duduk doang dipojokan, dengerin music, dll. Di sisi lain yang mengurusi latihan pensi pada sibuk. (untung nggak ikut :D). kalau benar-benar nggak ada guru, beberapa anak pada nekat keluar kelas. Padahal seharusnya mereka jangan keluar, karena dengan mereka keluar otomatis mereka memancing guru ke kelas. Kalau ada yang keluar kelas biasanya pada ke toilet, atau bahkan nekat jajan. Wkwk, seru tapi itu hal negative. Kalau kelas nggak ada guru ramenya bukan main. Semua orang ngomong dalam waktu yang bersamaan. Buat anak Sembilan lima sih itu udah biasa. Makanya, kelas ini di cap sebagai kelas terberisik. Seharusnya tiap kelas dipasang peredam suara supaya kelas lain nggak kedengaran, Hahaha.

            Buat anak-anak yang punya teman ngobrol sih enak, karena walau dalam suassan yang bising mereka bisa ngobrol sama yang lain. Nah, kalau yang sendirian cuman bisa diam, duduk, bengong, dan pasrah sama kelas yang berisik dan susah banget di atur. Nggak tau lagi dengan cara apa mereka baru bisa diam. Kalau ada guru aja, susah banget buat mengendalikan diri untuk diam aja. Apalagi nggak ada guru. Guru-guru aja sampai kesal dengan tingkah anak Sembilan lima yang sudah kelewatan.

By Fah

Grade 9 Part 2

           Contoh ceritannya adalah pas hari H sebelum pensi. Pensi masih sekitar 2 bulan lebih, tapi udah dipersiapkan apa aja yang harus ditampilkan buat pensi nanti. Kelas 95 mau membuat sesuatu yang berkesan, taapi binggung mau menampilkan apa. Akhirnya muncul ide untuk menampilkan Tari Kecak Ala 95. Memang sih, nggak mirip sama tarian aslinya. Tapi okelah. Dari latihan buat pensi yang berhari-hari,banyak banget ceritanya. Mulai dari setiap jam kosong pasti waktu itu digunakan untuk latihan Pensi. Kembali ketariaannya, setiap Tarian itu pasti ada yang nari dong?. Dari situlah beberapa anak dipilih buat menampilkan Tarian Kecak.parahnyaa anak-anak yang kepilih tuh anak yang susah banget diatur. Untungnya Tarian Kecak itu di mixing sama anak-anak perempuan. Jadinya gak separah yang dibayangkan. Dalam latihan Tari Kecak itu, anak-anak cowoknya nggak niat banget latihan. Kalau pensi nampilinnya kaya gitu, nggak tau deh apa jadinya.

           Sebelum Pensi atau latihannnya pasti ada suka dukanya. Sukannya, di sela-sela jam pelajaran pasti ada aja alasan untuk gak belajar. Alasannya buat latihan pensi. Sampai anak-anak di kelas kompak bilang mau latihan pensi, padahal 60% anak di kelas gak ada hubungannya dengan latihan pensi. Mereka cuman mau main, terbebas dari pelajaran yang memusingkan kepala, pokoknya kalau sampai di setujuin sama guru, pasti pada bersorak sorai, teriak-teriakkan berasa kaya orang dibebasin dari penjara. Rasanya senang banget.

By Fah

Grade 9

          Wow, sekarang kita sudah menginjak kelas yang palling tinggi di tingkat sekolah menengah pertama. Atau dibilang kelas 9 bisa juga dibilang kakak kelas yang paling berkuasa Hahaha :D. awal bertemu, mungikn kita semua udah tau nama satu sama lain dari kelas sebelumnya. Di kelas 9 ini banyak banget cerita, kisah, gossip, rahasia, rasa suka, rasa benci, persahabatan, permusuhan, pereselisihan, pertengkaran, insiden dan banyak lagi. Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan, sekarang dimulai dari cerita pertemuannya dulu. Di awal kita ketemu, kita saling berkenalan dan bisa duduk bareng. Di awal ini mungkin kita semua masih belum mengerti, baik mengerti satu sama lain atau mengerti pelajaran yang tingkatannya lebih sulit dari sebelumnya. Di sini, kita bertemu dan kenal dengan pengajar dan wali kelas baru di kelas 9.

           Diantara semuanya, pasti ada yang kita suka dan nggak. Kalian sendiri sudah pasti tau lah. Rasanya di kelas 9 tidak ada 1 tahun?. Memang iya, di kelas 9 kita hanya beberapa bulan saja. Anehnya, walau beberapa bulan aja kita di kelas 9 banyak banget cerita dan kisah yang mengesankan, menyenangkan, menyedihkan, memalukan, dan akan selalu terkenang. Kita ambil beberapa aja ya ceritanya, contohnya , karena saya sendiri di kelas 95 jadi, saya ceritain masa-masa di kelas 95 aja. Contohnya, di kelas Sembilan lima, kita semua di cap sebagai kelas tersusah untuk diatur, terberisik, terbandel dan pokoknya dicap sebagai kelas terjelek. Sebenarnya nggak, kebanyakan anak Sembilan lima susah diatur dan susah dibilangin. Padahal mereka semua punya potensi, kreatif, pintar, dan kelas yang humoris.

By Fah

Grade 7 & 8

           Hari demi hari telah dilewati. Didepan mata ada tantangan dan masa depan yang harus dijalankan. Sepertinya kelihatannya sulit, tapi kita belum tahu kalau kita belum mencobanya. Selama kita mau berusaha dan bekeja keras demi hasil yang maksimal, kita akan bisa melewatinya dan diakhri dengan tersenyum lebar dan menyongsong masa depan dengan hati yang penuh kebanggan dan rasa puas. Dari hal ini aku memutar waktu, dimana pertama kali aku dan kalian duduk pertama kali di sekolah menengah pertama yang kita banggakan. Aku dan kamu bertegur sapa, saling mengenalkan diri dan mencoba beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Mungkin rasanya asing, karena kita baru merasakannya. Tapi rasa itu akan menghilang seiring waktu, dimana di suatu sekolah bukan hanya sekedar untuk belajar dan menunutut ilmu. Disana kita bisa menemukan kebahagiaan, rasa senang, sedih, malu, benci, marah, nerveous, dan jatuh cinta dengan temen-teman di sekolah. Disana kita bisa merasakan bagaimana teganggnya jika bertemu dan belajar bersama guru yang kita takuti.disela-sela waktu kosong pun kita bisa becerita, curhat, bahkan ngegossip tentang teman disekitar kita atau bahkan guru. Walau kedengaran dan kesannya tidak baik, tapi hal itu sudah bukan dianggap tabu lagi dilingkungan sekolah.Di sekolah kita juga merasakan kebersamaan, diantarnya, setiap bel waktu istirahat kita makan sambil bercerita bersama, kita juga sering saling tanya, kita juga mengerjakan tugas bersama atau bisa disebut copy paste :D, bahkan menyontek itu juga termasuk suatu kebersamaan dan itu merupakan warisan nenek moyang kita :D. ketika ujian kenaikan kelas tiba munculahh rasa cemas. Setelah melewatinya dan menerima laporan hasilnya kita pun merasa senang, diiringi kesedihan.

              Karena, kita akan berpisah dengan teman-teman yang telah kita kenal dan kita percayakan. Dari hal itu, kita membuat perajanjian bahwa “ Walau gue sama lo udah pisah kelas, kita harus tetap temenan dan nggak boleh sombong ya!” kita semua pun menyetujuinanya. Tapi, kisah-kisah dikelas pertama mungkin kurang menarik karena, hal-hal yang kita lewati sudah bertahun-tahun yang lalu. Dan disaat itu kita masih berfikiran keanak-anakan. So, hal-hal seperti itu sudah dianggap angin lalu. And, kira-kira itulah sedikit gambaran ketika duduk dikelas 7. Kalau dikelas 8 nggak beda jauh sama dikelas 7, mungkin yang berbeda dari teman-teman kita yang mungkin berbeda dari kelas sebelumnya dan kita kita juga diajarin guru yang berbeda. Kalian bisa kasih pendapat, mana yang menurut kalian guru yang enakkin banget buat belajar dan mana yang nggak :D. di kelas 8 kita semua udah pada ngerasa lebih tua karena, dibawah kita ada adik kelas yang biasanya takut sama kakak kelas dan menuruti semua yang diperintahkan. Nostalgia di kelas 7 sama 8 kayanya itu aja deh. Nanti ada kelanjutannya, kalian bisa baca di grade 9 ya.

By Fah

Intro”

Hai… Hari ini wordpress baru udah jadi yipiee~ Sebelum posting-memposting mau perkenalan dulu nih. Tapi perkenlannya cuma secara singkat aja ya. kalau mau lihat lebih lengkapnya bisa dilihat dibiografi atau riwayat hidup saya nanti -_-“. Mulai dari nama. Nama saya Nurhidayah Ulfah. Bisa dipanggil Ulfah atau Ipeh -_-” ( itu temen-temen saya yang disekolah yang manggil kayak gitu). Kalau mau panggilan yang lain juga nggak apa-apa, susk-suka L dah. Umur saya sekarang 15 tahun (lewat berapa bulan saya nggak tau). Sekarang bersekolah di SMKN 3 Jakarta di Jalan Garuda, Kemayoran. Di jurusan Akuntansi. udah cukup segitu aja ya. Saya suka iseng-iseng nulis atau buat cerita yang akhirnya saya posting ke blog ini (tapi nggak semua yang saya tulis bakal diposting), karena penulis pemula jadi mohon dimaklumi kalau sukaa typo kata-katanya kurang baik de el el. Cukup sekian, Terima kasih. (kayak naskah pidato -__-)

By Fah